Atap Ruang Febis Unikarta Roboh, Kontraktor Salah Pasang Baut

img

TENGGARONG- Sabtu(8/2/2020) atap satu Ruang Kuliah(RK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis(Febis) Unikarta roboh, pihak rektorat Unikarta penyebab kerobohan akibat kelalaian kontraktor rehab RK dari CSR PT Total Indonesie sejak 2016 yang lalu.

"Atap RK dengan bahan gipsum tersebut roboh, pertama kali diketahui oleh petugas clening servis, dan langsung melaporkan ke rektorat," jelas Rektor Unikarta Erwinsyah, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin(10/2/2020) siang.

Erwin melanjutkan, langsung mengambil tindakan cepat, dengan melakukan penyelidikan internal kampus, dan diketahui ada langkah lalai yang dilakukan pihak kontraktor pelaksana rehab yang ditunjuk langsung pihak Total Indonesie.

"Kita sudah selidiki, ternyata rangka ada yang dikurangi, dan pemasangan baut gipsum banyak yang kurang, seharusnya dipasang paut 10 biji, yang dipasang hanya 6 biji saja, saya tidak tau apakah ini teknis pihak kontraktor atau tidak, tapi ini menyalahi aspek teknis bangunan," jelasnya.

Erwin menambahkan, pihak rektorat unikarta sudah membuat laporan ke Polres kukar untuk dilakukan penyelidikan, dan sudah melaporkan ke Yayasan Kutai Kartanegara(YKK) bahwa akan dilakukan perbaikan dan evaluasi ulang, hasil rehap berat gedung RK yang dilakukan Total Indonesie 4 tahun yang lalu.

"Empat ruangan direhab oleh Total Indonesie dengan kontraktor yang sama, kami khawatir akan terjadi kerobohan atap serupa, ini yang tidak kita inginkan," jelasnya.

Rektor sudah menintruksikan kepada Dekanat Febis, agar tidak ada proses pemakaian gedung kuliah, sampai perbaikan selesai, meski saat ini masih masuk masa libur kuliah.

"Untung saja masih masa libur, kalau sedang masuk kuliah, kami tidak bisa bayangkan bakal makan korban dari mahasiswa kami, dan ini sejarah baru pertama terjadi," tegasnya.

Kuliah aktif kembali Maret depan ada waktu dibulan ini juga, rektorat akan perbaiki atap yang hancur tersebut dari anggaran Universitas.

"Jika tidak ada halangan, perbaikan atap hanya memakan waktu 7 hari, jika dilakukan perbaikan 4 RK maka diperkirakan 1 bulan sudah selesai pekerjaannya," pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)